Postingan

Menampilkan postingan dengan label Curhat

Belajar Melepaskan yang Tidak Kamu Miliki

Gambar
Melepaskan yang tidak kamu miliki mungkin bagi sebagian orang merupakan hal mudah. Ya, kalau hanya diucapkan dan tidak dilakukan memang mudah. Namun, bagaimana jika situasinya kamu telah berharap pada sesuatu yang kamu tidak miliki? Jika kamu saat ini sedang dalam hubungan yang tidak jelas arahnya, tapi kamu sudah terlanjur menaruh harapan pada hubungan ini, mari bergandengan tangan. Dan aku yakin pasti kamu memiliki hati yang luas yang mampu kamu bagikan pada sesuatu yang belum tentu kamu miliki ini. Kamu orang baik. Ada yang bilang, kita ini terlalu mudah menginvestasikan perasaan kita pada sesuatu yang belum kita miliki. Aku rasa, jika perasaan ini adalah dana dan dia yang sering kita investasikan perasaan adalah pasar uang, kamu pasti sudah jadi miliarder. Tapi bagaimana mungkin? Kita memang manusia naif yang tidak mengerti cinta. Ketika ada seseorang mencoba mendekati diri ini yang biasanya sendiri, kamu beranggapan bahwa dia mencintainmu. Bukan seperti itu, sayang. Kamu hanya per...

Belajar Ilmu Ikhlas di Tahun 2019

Gambar
sumber: Lihin.net Ilmu ikhlas merupakan pelajaran yang tidak akan kamu temukan di bangku sekolah, dalam kurikulum, dan bahkan buku pelajaranmu. Ikhlas adalah ilmu yang akan kamu temui dalam kehidupanmu yang luas ini. Belajar ikhlas tentunya sangat diperlukan karena dengan ikhlas, hatimu akan menjadi tenang. Tahun 2019 pun mengajarkanku banyak tentang ilmu ikhlas yang memang benar saja tak akan aku dapatkan di bangku sekolah, kurikulum, dan buku pelajaranku. Awal tahun 2019, aku berharap aku menemukan seseorang yang setidaknya bisa melengkapi diriku. Lalu, aku bertemu seorang lelaki yang usianya dua tahun di bawahku. Dia manis, awalnya. Terlihat memperjuangkan diriku. Tapi di tengah-tengah bulan Januari aku melihat dirinya seperti menghilang dan tak ingin kenal denganku. Aku pun mohon kepada Tuhan kalau memang tahun 2019 ini aku tidak jadi bertemu seseorang yang bisa melengkapi diriku, aku berharap jangan jadikan tahun 2019 ini menyedihkan bagiku. Aku pun menemukan kalimat penyemangat s...

Rasa Biru

Gambar
sumber: IMDb.com Sudah sekian lama aku menanti, sebuah ucapan selamat pagi yang biasanya kamu kirimkan kepadaku. Tapi dua bulan belakangan ini, kamu menjauh dengan alasan aku begitu banyak mau dalam hidupmu yang membuatmu tidak bisa memenuhi itu. Kubiarkan kita saling berhenti berkomunikasi. Aku tak ingin mengejarmu karena aku tahu, semakin ku kejar maka semakin kau jauh. Aku ingat di malam ketika kau mengakhiri hubungan kita, kau berkata bahwa kau terlalu jahat untuk aku yang terlalu baik ini. Kuputar ulang semua kenangan yang pernah kita lewati bersama. Di mana ketika kau menggenggam tanganku di tengah kemacetan Ibukota sambil mendengarkan lagu Coldplay - Yellow, caramu mengelus kepalaku dan kau cium keningku. Bagaimana aku bisa lupa akan hal itu? Kemudian, dengan mudahnya kamu menutup semua kenangan itu seakan-akan itu semua tidak pernah terjadi. Aku bisa apa jika itu yang kamu mau? sumber: IMDb.com Namun, suatu sore, saat aku sedang bekerja. Aku menerima kembali pesan darimu. Kau m...

Pesan Terakhir Untukmu

Gambar
www.imdb.com Sore itu aku duduk termenung di teras belakang rumah. Memikirkan tentang hubungan kita yang berakhir dengan tidak semestinya. Aku yang jahat, aku pergi meninggalkanmu yang (katanya sedang sayang-sayangnya. Sudah semenjak peristiwa kita bertengkar dan tak saling sapa, kamu tidak pernah ada. Aku tahu, aku memang salah tapi aku mencoba mengakhiri sebelum terlalu dalam daripada akhirnya saling menyakiti. Kamu pun masih merasa aku wanita yang jahat dan tidak bertanggung jawab. Kau pikir, aku mau melakukan itu? Kau pikir, aku siap kehilanganmu waktu itu? Kalau kamu butuh jawaban afirmasi, aku katakan TIDAK. Aku coba untuk menerima tapi sampai detik ini, senyummu itu selalu terbayang di pikiranku dan kenangan kita selalu berputar di kepalaku. Ya, aku memang tidak pernah bisa lupa tentang sesuatu yang begitu berarti dalam hidupku. Lalu, kusibukkan diriku dengan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang dulu aku selalu keluhkan padamu. Dulu, semuanya kuceritakan padamu. Dari mulai rekan...

Pergi, Hilang, dan Lupakan

Gambar
Pergi, hilang, dan lupakan begitu kata salah satu band Indie Indonesia yang bernama Remember of Today. Aku baru tahu lagu itu waktu aku mengalami putus cinta untuk yang pertama kalinya sekitar awal tahun 2017. Aku cari tahu lagu itu ketika aku sedang asyik bergalau-galau dengan lagu-lagu galau tahun 2010-an di YouTube. Tiba-tiba lagu ini ada di daftar suggestion tersebut. tenor.com Lantaran kepo, aku pun mendengarkan. Musiknya memang bukan musik yang menenangkan karena musiknya bisa dibilang genre pop rock. Tapi begitu kamu melihat liriknya, aku pun bisa melihat ini adalah lagu perpisahan secara terpaksa dengan kekasih. Ya, perpisahan terpaksa.... *** Bicara soal perpisahan secara terpaksa dengan kekasih, memang terkadang sering terjadi pada setiap hubungan. Kamu yang pernah mengalaminya pasti punya alasan tersendiri mengapa melakukan hal tersebut. Bukan karena tidak sayang dengan pasanganmu, bukan karena tidak mau mempertahankan hubunganmu, tapi karena ada sesuatu hal yang tak bisa ka...

Perkara Jatuh Cinta dan Mengikhlaskan

Gambar
Sumber: film La La Land/IMDb Kalau bicara soal cinta, pasti orang-orang yang ahlinya juga belum tentu bisa jika menghadapinya secara langsung. Mereka akan lebih bisa memberikan nasihat daripada menjadi orang yang menghadapi cinta tersebut. Jadi, aku bisa pastikan orang yang mengaku dirinya ahli cinta, pasti juga masih suka bodoh dalam urusan cinta. Kata orang juga jatuh cinta itu layaknya nasi yang telah jadi bubur. Encer, tapi bagaimana kita bisa membuat bubur itu enak dengan tambahan kacang, cakwe, kecap, seledri, dan ayam suwir di atasnya. Kalau kamu pernah jatuh cinta pada orang yang salah, berarti kita sama. Jangan merasa bersalah, anggap saja itu anugerah. Anugerah yang belum tentu kamu dapatkan kalau kamu tidak bertemu dengan mereka. Jika kita bisa meminta, jangan jatuh cinta sekarang karena kita belum siap. Namun, siapa sangka jatuh cinta itu nggak memandang siapa yang dihampirinya. Bila saat ini kamu sedang jatuh cinta pada seseorang, usahakan kamu biarkan rasa itu mengalir da...

Maia Estianty dan Pesan-pesan di dalam Hidupnya

Gambar
sumber: hot.detik.com Akhir-akhir ini entah mengapa gue lagi seneng banget nontonin berita tentang Maia Estianty. Ya, menurut gue beliau itu cewek kuat. Dulu, waktu masalah perceraian dia sama Ahmad Dani, gue masih kecil, gak terlalu paham soal cerai, selingkuh, makan temen, dsb. Dulu, gue taunya Maia itu adalah sosok perempuan yang diceraikan sama suaminya. Mamah gue, yang penentang diselingkuhin, mendoktrin gue kalo Maia itu kasian, Dani tuh brengsek ninggalin istrinya, Mulan itu suka nusuk dari belakang (aw sakit dong) dsb. Masalah Maia itu ya karena gue dulu masih kecil belom ngerti cinta-cintaan mikirnya itu masalah sepele (ya dulu masalah gue mah cuma cinta bertepuk sebelah tangan, musuhan sama temen sekolah, lupa ngerjain PR, dsb). Sekarang, seiring dengan berjalannya waktu, gue ngerti masalah yang dihadapi Maia itu sangat berat. Ini berawal dari gue yang tiba-tiba nyanyi terus lagu Lelaki Buaya Darat. Entah mengapa pikiran gue itu suka tiba-tiba nyanyiin lagu-lagu jadul (ketaua...

Perempuan Pembenci Senja

Gambar
           Aku bosan melihat senja di mana-mana!  Kuberi tahu pada dirimu, ya. Aku adalah salah satu orang yang tidak menyukai senja. Disaat orang-orang menyukai kejinggaannya di setiap sore, aku malah enggan untuk melihat senja. Mataku suka sakit bila melihat warna yang begitu mencolok. Entah apa, sih yang membuat senja begitu dielu-elukan oleh banyak orang, khususnya pemburu foto langit dan beberapa orang yang mungkin ingin membuat indah tampilan feeds pada Instagramnya. Bagiku, senja tidaklah indah. Sebenarnya, dulu aku sangat menyukai senja hingga pada akhirnya aku membencinya. ***             “Bintang, kau akan pergi lagi?” tanya Rina, temanku.             “Ya, aku harus memburu senja. Ia begitulah indah untuk dilewatkan. Kau mau menemani, Rin?” jawabku dengan penuh semangat.           ...

Aku Benci dan Ini yang Terakhir

Gambar
Aku benci, saat aku harus rindu sendiri. Benar-benar gila. Ku pikir tanpamu aku bisa melewati ini semua. Bisa memang tapi aku masih tertatih. Tertatih untuk kembali padamu atau harus menyusuri jalan sepi dengan seorang diri. Sebenarnya tidak sepi, aku saja yang selalu merasa itu seperti kota mati. Lalu, ku putuskan untuk tertatih kembali padamu. Berharap bisa mengulang dari awal, tetapi yang ku dapat hanyalah sebuah kisah yang semakin menyayat hatiku. Aku benci, saat aku menyadari bahwa kita bukan lagi sepasang insan yang saling mencari. Namun, kita adalah sebuah nada yang tidak pernah menemukan notnya. Bersuara namun tidak bermakna. Ah, mengapa ada pertemuan bila ada perpisahan?  Aku benci, saat aku masih sibuk mengawasi dirimu yang bahkan dirimu tak ingin lagi mengenal diriku. Aku bertanya pada diri sendiri, mengapa aku masih sibuk mencintai segala kehampaan? Aku tidak mengerti apa yang ada di dalam otak ini dan apa yang membuat semua kenangan ini seperti berputar-putar saja di p...

Terima Kasih, Masa Lalu!

Gambar
Kalau kau menyuruh diriku untuk melupakan masa lalu, jujur aku tidak akan pernah bisa. Menurutku, masa lalu itu bukan untuk dilupakan, tetapi untuk dijadikan pelajaran. Masa lalu yang kelam bisa saja membuatmu lebih bersinar di masa depan. Kau bahkan tak akan mengetahui ini bila kau tidak mengalami sendiri. Kau harus mengalami masa lalu yang menyakiti hati agar kau bangkit menjadi seseorang yang sudah berbenah diri. Berdiri. Ya, aku memang harus berdiri walaupun itu sendiri. Toh, memang kita terlahir ke dunia ini sendiri? Orangtua adalah bonus bagi yang masih memiliki. Dan bila mati nanti kita juga sendiri. Siapa saja yang nanti peduli itu bagaimana kita pernah berbuat semasih hidup di dunia. Ah, sudahlah, aku masih takut membicarakan kematian. Kemudian, kebangkitan diri juga membuat aku menjadi mawas diri. Mawas diri dari hal yang sebenarnya datang dari kekhilafan diri sendiri. Jangan disalahkan, anggap itu sebuah pelajaran. Agar kau mengerti mana yang akan bertahan dan mana yang meni...

Sakit tapi Tidak Berdarah

Gambar
Akhir bulan, gue akan menulis. Sebagai penutup bulan yang penuh drama ini. Yak, ini adalah pesan untuk seluruh perempuan di Indonesia. Perempuan yang terlalu naif dengan yang namanya "sayang" dan "cinta" terhadap lawan jenis.  Karena gue jenis perempuan yang seperti ini ada baiknya bila gue berbagi kepada kalian, ya. Banyak diluaran sana yang merasa dirinya hebat dan pandai dalam mengendalikan situasi. Ya, mereka adalah orang-orang yang pandai bermain dengan kata-kata. Bukan, mereka bukan anak sastra. Mereka hanyalah orang yang anugerahkan Tuhan kemampuan bersilat lidah. Biasanya yang sering dikaruniai ini oleh Tuhan adalah kaum adam. Ya, para lelaki biasanya dianugerahkan kemampuan untuk spik (kalo kata anak-anak zaman sekarang) untuk mendapatkan perhatian terhadap perempuan incaran. Entah ia mengincar dengan keseriusan atau hanya ingin memperbanyak mantan. Semua itu masih menjadi sebuah misteri. Lalu, dibalik serigala berbulu domba pasti ada si kerudung merah yang...